Backup Blog WordPress

–MENGANTISIPASI SERVER CRASH–

Melakukan backup adalah pekerjaan vital terkait penyelamatan data-data penting. Bagi seorang blogger yang aktif, pekerjaan ini bisa dibilang merupakan menu makanan sehari-hari. Betapa tidak, begitu anda melalaikan pekerjaan ini (backup blog), sewaktu-waktu server tempat anda hosting crash atau di-hack habis sudah semua data penting anda yang tidak ternilai. Disinilah pentingnya backup karena kita tidak bisa mengendalikan host server setiap saat seperti kita mengendalikan data-data dalam PC kita.

Karena itu, jika konten blog anda sudah banyak, lakukanlah backup secara rutin seminggu sekali. Memang sedikit menyita waktu, tetapi data-data anda lebih berharga nilainya. Ada 2 cara untuk backup blog, melalui Control Panel dan Admin Dasbor WordPress.

Lewat Control Panel

Masuk ke ruang cpanel, setelah itu:

  1. Gunakan FTP client > download semua file blog (folder WordPress).
  2. Pada phpMyAdmin > pilih WordPress database
  3. Klik “Export” > pastikan semua table WordPress ada di sana.
  4. Pada bagian “Structure” > beri tanda “Add Drop Tables”, “Add AUTO_INCREMENT”, dan “Enclose table and field names with backquotes”.
  5. Pada bagian “Data” > biarkan semua kotak tidak dicentang.
  6. Centang “Save as file” dan download database (bisa menggunakan kompresi jika database besar)

Lewat Dasbor WordPress

Jika anda tidak punya akses ke phpMyAdmin, alternatifnya adalah menggunakan WordPress Database Backup (WDB). Plugin ini memungkinkan anda membanckup core WordPress table, juga table-table lain yang bisa dipilih yang sekiranya perlu dibackup. WDB dapat di download disini.

Penggunaan

  1. Dalam jendela admin wordpress > klik menu Manage.
  2. Klik Backup.
  3. Plugin ini akan mencari table-table lain dalam backup.
  4. Tentukan pilihan cara melakukan backup, apakah: – “Save to server”: akan membuat file ke dalam /wp-content/backup-*/ atau – “Download to your computer”: akan mengirim file backup ke browser untuk di download,, atau bisa juga lewat – “Email”: akan mengirim file backup melalui alamat email yang anda tentukan.
  5. Klik “Backup!” > backup database akan dikirim ke anda.

Jika mendapati database backup di email atau dikirim ke browser,download segera karenafile backup akan terhapus dari server begitu transfer selesai. Hanya jika anda memilih metode “Save to server” maka file backup akan dibiarkan berada dalam server.

Satu Tanggapan

  1. owh begituh yahh…:D
    jadi tau de..^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: